14 Nopember 2024
Menteri Bappenas Rachmat Pambudy Dukung Peningkatan Penjualan Pesawat PTDI & Kelanjutan Program Inisiatif Kedirgantaraan
SIARAN PERS
No. PTD/040/SP-HUMAS/XI/2024
Bandung,
14 November 2024 – Humas PTDI
Menteri PPN RI/Bappenas, Rachmat Pambudy, beserta rombongan melakukan kunjungan kerja
ke PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bandung, hari ini (14/11), diterima oleh
Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, beserta seluruh jajaran Direksi dan
Manajemen PTDI.
Menteri Bappenas mengawali kunjungannya dengan peninjauan fasilitas
produksi dan hanggar PTDI, serta melihat langsung kapasitas dan kemampuan PTDI
dalam mendukung industri dirgantara nasional. Pada kesempatan ini, rombongan
Menteri mengunjungi hanggar Final Assembly Line yang berisikan pesawat
CN235-220 Flying Test Bed (FTB) dan fuselage pesawat NC212i yang
sedang dalam proses penyelesaian produksi untuk end user TNI AU,
dilanjutkan ke hanggar UAV MALE dan hanggar pesawat N219.
“Dari kunjungan Menteri Bappenas tadi sore, beliau mendukung PTDI
untuk dapat memperluas pasar penjualannya. Berawal dari laporan kami bahwa
DRRAA Thailand sudah pakai NC212i sebanyak 10 unit untuk operasi mereka di
sektor pertanian, kemudian Pak Menteri mendorong agar Kemeterian Pertanian RI
juga dapat mulai mengoptimalkan penggunaan pesawat produksi PTDI untuk
mendukung kegiatan dan operasinya di sektor pertanian RI. Kami sangat berterima
kasih dan mengapresiasi dukungan Pak Menteri,” kata Gita Amperiawan, Direktur
Utama PTDI.
Di samping itu Menteri Bappenas juga menyampaikan dukungannya
terhadap keberlangsungan usaha, program-program pengembangan dan inisiatif
kedirgantaraan yang PTDI lakukan, diantaranya seperti komersialisasi pesawat
N219 khususnya di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) dalam rangka mendukung program
Transformasi Ekonomi Nasional-Kepri, termasuk program pengembangan pesawat N219
amphibious.
Pada saat peninjauan ke hanggar pesawat N219, Direktur Utama PTDI
juga menyampaikan terkait keterlibatan pesawat N219 dalam program Transformasi
Ekonomi Nasional yang diusung Bappenas. Pesawat N219 tidak hanya menjadi produk
kebanggaan Indonesia, tetapi juga akan menjadi bentuk kontribusi nyata PTDI
terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, sejalan dengan peruntukannya sebagai
pesawat yang melayani konektivitas daerah dan dirancang untuk mendorong
pemerataan ekonomi di seluruh nusantara.
Hingga saat ini PTDI
telah berhasil memperoleh kontrak 6 (enam) unit pesawat N219 dari Kementerian
Pertahanan RI/TNI AD dan 5 (lima) unit dari
Setdco Group untuk end user Pemerintah Demokratik Republik Kongo. Selain
itu, pada kesempatan
Bali International Airshow 2024 bulan September 2024 lalu PTDI juga memperoleh komitmen untuk pembelian sebanyak
2 (dua) unit pesawat N219 oleh PT Indo Aviasi Perkasa dalam rangka mendukung
program Transformasi Ekonomi Kepri, yang ditandai dengan penandatanganan
dokumen Letter of Intent (LoI) antara Direktur Utama PTDI, Gita
Amperiawan dan CEO PT Indo Aviasi Perkasa, Septo Adjie Sudiro.
PTDI kini sedang
menapaki babak baru untuk menjawab kebutuhan pesawat amphibious di
Indonesia. Pesawat N219 yang dikembangkan menjadi varian amphibious akan
dilengkapi dengan komponen float atau pengapung dari bahan komposit
sebagai pengganti roda untuk pendaratan di perairan terbuka, dimana PTDI telah
berdedikasi dan berkomitmen penuh dalam riset dan pengembangan pesawat N219 amphibious
dengan penyertaan man hours, pemanfaatan fasilitas produksi, hingga
sejumlah tes di laboraturium.
Program pengembangan
pesawat N219 amphibious merupakan bagian dari inisiatif utama Bappenas
dan menjadi salah satu flagship Transformasi Ekonomi Indonesia melalui
strategi pembangunan industri dalam negeri. Dengan dukungan dari Bappenas,
program pengembangan N219 amphibious juga didorong untuk menjadi simbol
pembangunan kemandirian industri pertahanan yang sejalan dengan prioritas
nasional bidang pertahanan dalam RPJMN 2020-2024.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi :
Adi Prastowo
Manager Komunikasi Perusahaan &
Promosi
PT Dirgantara Indonesia
Phone : +62 22 6055165
Email : aprastowo@indonesian-aerospace.com
Source: Humas PTDI