04 Juli 2026
Kolaborasi PTDI dan Polman Bandung Dorong Pengembangan Talenta STEM
Bandung (03/07) – PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kunjungan Industri (DI Edutainment) dan Talkshow Edukasi Bina Talenta Indonesia 2026 bekerja sama dengan Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung dan PT Reka Karsa Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dharma Wanita dan Kawasan Produksi II PTDI Bandung ini memberikan pengalaman belajar secara langsung mengenai dunia industri dirgantara bagi para talenta muda Indonesia.
Program yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini menjadi wadah pembelajaran bagi talenta muda berprestasi di bidang STEM, koding, dan kecerdasan artifisial. Sebagai tuan rumah bidang STEM jenjang pendidikan menengah, Polman Bandung memfasilitasi pembinaan bagi 40 siswa terbaik dari tujuh provinsi yang kemudian memperoleh kesempatan mengenal lebih dekat proses manufaktur pesawat sekaligus memahami dinamika industri dirgantara nasional melalui kunjungan ke PTDI. Melalui program TJSL, PTDI berperan sebagai fasilitator industri yang menghubungkan pembelajaran STEM yang diusung Kemendikdasmen dengan pengenalan konsep energi terbarukan yang dikembangkan Polman melalui pengalaman observasi langsung di lingkungan manufaktur dirgantara.
Mengusung tema “Dinamika Industri Masa Depan: Realisasi Energi Terbarukan di Dunia Industri Pesawat Terbang dan Optimalisasi Peran Manusia di Era AI”, kegiatan ini membekali peserta dengan wawasan mengenai implementasi Green Aviation oleh Supervisor Forming Manufacturing Engineering PTDI, Deni Afriatna, serta penguatan essential human skills di era kecerdasan artifisial oleh Foresight-International Open University, Raihan Dary Henriana. Selaras dengan fokus Puspresnas dalam pengembangan AI, peserta dibekali strategi untuk menjadi talenta yang adaptif, mampu memecahkan masalah secara kreatif, serta memanfaatkan AI sebagai alat pendukung dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan factory tour untuk melihat proses pembuatan komponen pesawat hingga mengunjungi Gallery Sales Mockup PTDI guna mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan Perusahaan.
”Industri dirgantara saat ini terus bergerak menuju pemanfaatan teknologi yang semakin maju dan berkelanjutan. Karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan tidak hanya dengan kemampuan teknis di bidang STEM, tetapi juga dengan pola pikir inovatif, kepedulian terhadap keberlanjutan, serta kemampuan memanfaatkan kecerdasan artifisial secara bijak. Melalui program TJSL, PTDI berharap dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam mencetak talenta masa depan Indonesia,” ujar Sekretaris Perusahaan PTDI, Rommy Indah Jayanti.
Melalui penyelenggaraan program TJSL yang berfokus pada pengembangan kapasitas generasi muda, PTDI terus memperkuat kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan industri masa depan sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem industri nasional yang berdaya saing.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi :
Adi Prastowo
Manager Komunikasi Perusahaan & Hubungan Kelembagaan
PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Phone : +62 22 6055165
Email : aprastowo@indonesian-aerospace.com
Source: HUMAS PTDI