30 Juli 2026

PTDI Kirim Pesawat NC212i Multifungsi untuk TNI AU, Mampu Angkut Pasukan hingga Operasi Hujan Buatan

DESKJABAR – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kembali menunjukkan kemampuan industri pertahanan nasional dengan mengirimkan satu unit pesawat NC212i berkonfigurasi khusus untuk mendukung berbagai misi TNI Angkatan Udara (TNI AU). Pesawat multifungsi tersebut mampu menjalankan misi angkut pasukan (Troop Transport), hujan buatan (Rainmaking), hingga pemotretan udara (Camera), sehingga menjadi salah satu aset strategis dalam mendukung operasi militer maupun kemanusiaan. 


Pengiriman pesawat dilakukan dari Delivery Center PTDI di Bandung menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Kamis, 30 Juli 2026. Pesawat dengan nomor ekor AX-2135 ini merupakan unit kedelapan dari total sembilan pesawat NC212i yang dipesan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk digunakan oleh TNI AU. 


Direktur Produksi PTDI, Dena Hendriana, mengatakan pengiriman tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional sekaligus memperkuat kesiapan operasional TNI AU. 


"Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan ferry flight sebagai bagian dari komitmen PTDI dalam memenuhi pesanan Kemhan RI. Ini merupakan unit ke-8 dari total sembilan pesawat yang dipesan. Kami berharap pesawat ini semakin memperkuat kemampuan TNI AU dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia," ujar Dena.


Keunggulan pesawat ini


Salah satu keunggulan NC212i terbaru ini adalah kemampuannya menjalankan beberapa misi dalam satu platform. Selain mengangkut personel militer, pesawat juga dapat dimanfaatkan untuk operasi modifikasi cuaca atau hujan buatan guna membantu penanganan kebakaran hutan maupun kekeringan. Tak hanya itu, pesawat juga mampu menjalankan misi foto udara untuk kebutuhan pemetaan, pengawasan wilayah, hingga penanggulangan bencana.


Dari sisi teknologi, NC212i dibekali baling-baling MTV-27 produksi MT Propeller, Jerman, yang telah mengantongi sertifikasi European Union Aviation Safety Agency (EASA). Perangkat ini menawarkan tingkat kebisingan dan getaran yang lebih rendah, performa lebih stabil saat pesawat beroperasi menggunakan satu mesin, serta proses penyalaan mesin yang lebih halus. Baling-baling tersebut juga telah terbukti kompatibel dengan mesin Honeywell TPE331, sehingga meningkatkan efisiensi sekaligus kenyamanan operasional. 


Pesawat diterbangkan oleh Letkol Pnb Andika Ardyagana sebagai Pilot in Command Ferry bersama Kapten Irvan Fajar selaku kopilot. Sebelum dikirim ke Malang, pesawat telah mengantongi Flight Acceptance Certificate pada 9 Juli 2026 sebagai tanda telah memenuhi seluruh persyaratan kelayakan terbang.


Menurut Letkol Andika, hasil pengujian menunjukkan performa pesawat mampu mencapai kemampuan maksimal sesuai spesifikasi. Ia berharap kehadiran NC212i terbaru dapat menambah kekuatan TNI AU dalam menjaga wilayah udara Indonesia sekaligus menjadi bukti bahwa industri pertahanan dalam negeri mampu menghasilkan pesawat berkualitas tinggi.

Source: https://deskjabar.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-11310364281/ptdi-kirim-pesawat-nc212i-multifungsi-untuk-tni-au-mampu-angkut-pasukan-hingga-operasi-hujan-buatan#google_vignette

30 Juli 2026
PTDI Kirim Pesawat NC212i Multifungsi untuk TNI AU, Mampu Angkut Pasukan hingga Operasi Hujan Buatan

30 Juli 2026
Satu Platform Beragam Misi, PTDI Kirim NC212i Troop Transport, Rainmaking & Camera untuk TNI AU

30 Juli 2026
PTDI Kirim NC212i Troop Transport, Rainmaking, dan Camera untuk TNI AU

16 Juli 2026
Jadikan Bandara Kertajati Majalengka sebagai Basis Industri Dirgantara, PTDI Siap Produksi 80 Pesawat CN235 dan 30 N219

16 Juli 2026
PTDI Siapkan Produksi 110 Pesawat, Kertajati Majalengka Dijadikan Basis Industri Dirgantara

16 Juli 2026
Punya Misi Besar, PTDI Siap Boyong Produksi CN235 dan N219 ke Bandara Kertajati

Pencarian Berita