01 Agustus 2026
Armada Udara TNI AU Bertambah, PTDI Rampungkan Pengiriman Unit Kedelapan NC212i Multifungsi
Bandung (PRSSNIJabar) – Kekuatan armada TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali bertambah. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mengirimkan satu unit pesawat NC212i multifungsi yang dirancang untuk mendukung berbagai operasi, mulai dari angkut personel, modifikasi cuaca (rainmaking), hingga pemotretan udara.
Pesawat dengan nomor ekor AX-2135 itu menjadi unit kedelapan dari total sembilan pesawat NC212i yang dipesan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk TNI AU. Dari fasilitas Delivery Center PTDI di Bandung, pesawat diterbangkan menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, yang nantinya menjadi pangkalan operasional Skadron Udara 4.
Pengiriman tersebut menjadi bagian dari komitmen PTDI dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional sekaligus memperkuat kesiapan operasional TNI AU melalui pesawat yang dapat menjalankan lebih dari satu jenis misi.
Direktur Produksi PTDI, Dena Hendriana, mengatakan pengiriman unit kedelapan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam penyelesaian kontrak pengadaan pesawat NC212i bersama Kementerian Pertahanan.
"Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan ferry flight sebagai bagian dari komitmen kami untuk memenuhi pesanan Kemhan RI. Ini merupakan unit ke-8 dari sembilan pesawat yang dipesan. Insya Allah, pesawat ini akan memperkuat kekuatan TNI AU yang bermarkas di Malang dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia. Semoga proses ferry flight dari Bandung ke Malang berjalan lancar dan seluruh kru tiba dengan selamat," ujar Dena, Kamis (30/7).
Berbeda dengan pesawat angkut pada umumnya, NC212i yang dikirim kali ini memiliki konfigurasi khusus yang memungkinkan satu platform menjalankan beberapa fungsi sekaligus. Selain mengangkut pasukan, pesawat juga dapat digunakan dalam operasi modifikasi cuaca untuk mendukung penanganan bencana maupun kebutuhan lainnya, serta menjalankan misi foto udara.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu keunggulan NC212i yang dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan pengguna, sehingga lebih fleksibel dalam mendukung berbagai operasi di lapangan.
Untuk meningkatkan performa penerbangan, pesawat juga dibekali baling-baling MTV-27 buatan MT Propeller, Jerman, yang telah memperoleh sertifikasi European Union Aviation Safety Agency (EASA). Teknologi ini memberikan sejumlah peningkatan, mulai dari tingkat kebisingan yang lebih rendah, getaran yang lebih minim, hingga performa yang lebih stabil saat pesawat beroperasi.
Sebelum dikirim ke Malang, pesawat telah melewati serangkaian pengujian dan memperoleh Flight Acceptance Certificate pada 9 Juli 2026. Ferry flight menuju Lanud Abdulrachman Saleh dipimpin oleh Letkol Pnb Andika Ardyagana sebagai Pilot in Command Ferry, didampingi Kapten Irvan Fajar sebagai kopilot.
Andika mengatakan seluruh tahapan pengujian berjalan sesuai harapan dan menunjukkan performa pesawat yang optimal.
"Selama proses pengembangan dan pengujian, pesawat mampu mencapai performa maksimal. Setelah ferry flight ini, pesawat akan memasuki proses penerimaan oleh Kemhan RI dan TNI AU. Harapan kami, pesawat ini dapat semakin memperkuat kemampuan TNI AU dalam menjaga kedaulatan negara. Kami juga berharap PTDI terus berkembang dan mampu mendukung berbagai program pemerintah serta memenuhi kebutuhan pertahanan Indonesia," ujarnya.
Hingga saat ini, delapan unit NC212i yang telah diserahkan PTDI kepada TNI AU terdiri atas beberapa konfigurasi sesuai kebutuhan operasional, yakni Troop Transport, Rainmaking & Camera, serta Navigation Training. Sementara satu unit terakhir masih dalam proses produksi dan dijadwalkan dikirim pada Oktober 2027 untuk menuntaskan seluruh kontrak pengadaan sembilan pesawat NC212i bagi Kementerian Pertahanan RI. (IGN)
Source: https://www.radioprssnijabar.net/post/armada-udara-tni-au-bertambah-ptdi-rampungkan-pengiriman-unit-kedelapan-nc212i-multifungsi