January 17th, 2025

Thailand Penasaran Sama 2 Unit Pesawat CN235-220 yang Mau Dibeli, PTDI Langsung Ajak Terbang Pakai Varian MPA Milik TNI AL

ZONAJAKARTA.COM - Negeri Gajah Putih Thailand, selama ini telah menjadi pelanggan setia pesawat-pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

Thailand tercatat pernah memborong pesawat NC212i buatan PTDI untuk keperluan membuat hujan.

Dikutip dari Jabarprov.go.id, Thailand sengaja membeli banyak pesawat buatan PTDI Indonesia termasuk NC212i karena dianggap sesuai dengan medan dan kebutuhan pertahanannya.

Selain itu, letak geografis Thailand yang dekat dengan Indonesia mempermudah kegiatan dukungan purna jual (after sales support) pesawat-pesawat buatan PTDI Indonesia termasuk NC212i.

Pesawat terbang NC212i sendiri dapat digunakan sebagai passenger transport, VIP, cargo, rain making, troop/paratroop transport dan medical evacuation yang dapat dipasang bergantian sesuai dengan kebutuhan Department of Royal Rainmaking and Agricultural Aviation (DRRAA) Thailand.

Tak cuma NC212i, Thailand rupanya juga sudah memborong pesawat buatan PTDI lainnya, yakni CN23-220.

Thailand disebut memiliki rekam jejak telah memiliki 3 unit pesawat CN235 series – 2 unit CN235-110 dioperasikan oleh DRRAA Thailand dan 1 unit CN235-220 dioperasikan oleh Royal Thai Police (RTP).

Jumlah ini belum termasuk 8 unit pesawat NC212 series yang saat ini masih dioperasikan oleh DRRAA Thailand.

Thailand menjadi salah satu pasar strategis bagi PTDI berkat kebutuhan pertahanan yang terus berkembang, terutama di sektor maritim dan udara.

Pesawat-pesawat yang diproduksi PTDI seperti CN235-220, NC212i dan N219 memiliki kemampuan yang relevan untuk mendukung operasi militer, transportasi logistik, hingga kebutuhan sipil di Thailand, termasuk untuk patroli wilayah perairan.

Apalagi PTDI sebagai industri pesawat terbang satu-satunya di Asia Tenggara, sampai dengan tahun 2024 PTDI telah berhasil mengirimkan sebanyak 70 unit pesawat CN235 series ke berbagai negara, salah satunya Thailand.

Beruntung, dikutip Zonajakarta.com dari rilis resmi PTDI pada 16 Januari 2025, saat ini terdapat potensi rencana pengadaan 2 unit pesawat multi-role transport sekelas pesawat CN235-220 oleh Royal Thai Navy (RTN).

Demi mendapatkan kontrak pengadaan 2 pesawat CN235-220 PTDI telah melakukan pemaparan produk kepada high level decision maker di lingkungan RTN.

Thailand Penasaran Sama 2 Unit Pesawat CN235-220 yang Mau Dibeli, PTDI Langsung Ajak Terbang Pakai Varian MPA Milik TNI AL

Thailand Penasaran Sama 2 Unit Pesawat CN235-220 yang Mau Dibeli, PTDI Langsung Ajak Terbang Pakai Varian MPA Milik TNI AL

PTDI kemudian melakukan kegiatan demo flightyang merupakan tindak lanjut dari pihak RTN untuk meninjau secara langsung pesawat CN235-220 produksi PTDI.

Royal Thai Navy (RTN) berkunjung ke Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) di Surabaya, didampingi Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan PTDI, Moh Arif Faisal dan jajaran Manajemen PTDI dalam rangka kegiatan demo flight pesawat hasil produksi PTDI, menggunakan pesawat CN235-220 milik Puspenerbal.

Rombongan RTN yang dipimpin oleh Deputy Commander in Chief, ADM. Chonlathis Navanugraha beserta delegasi lainnya dari RTN dan PTDI on board dalam pesawat CN235-220 tersebut, pesawat yang telah terbukti kemampuannya sebagai platform yang andal dalam memenuhi kebutuhan patrol maritim dan angkutan militer.

Thailand Penasaran Sama 2 Unit Pesawat CN235-220 yang Mau Dibeli, PTDI Langsung Ajak Terbang Pakai Varian MPA Milik TNI AL

Thailand Penasaran Sama 2 Unit Pesawat CN235-220 yang Mau Dibeli, PTDI Langsung Ajak Terbang Pakai Varian MPA Milik TNI AL

Demo flight yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Januari 2025 tidak hanya menjadi ajang penetrasi bagi PTDI untuk menunjukkan keunggulan performa dan teknologi pesawat CN235-220 kepada calon customer, tetapi juga memperkuat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Thailand di sektor pertahanan.

RTN sendiri merupakan salah satu mitra potensial bagi PTDI dalam eksplorasi kebutuhan pesawat multi-role di kawasan Asia Tenggara.

Dalam kegiatan demo flight ini, Puspenerbal TNI AL turut mendukung kelancaran dan keselamatan penerbangan dengan menyertakan crew yang berpengalaman.

Para crew yang terlibat memiliki keahlian yang mumpuni di bidang penerbangan militer dan operasi pesawat, memastikan bahwa pesawat CN235-220 tersebut terbang dengan optimal, serta memenuhi standar keselamatan yang tinggi.

“Kunjungan RTN ke Surabaya merupakan salah satu langkah strategis yang akan mempererat hubungan bilateral dan membuka peluang kolaborasi baru.

Mereka ingin lihat seperti apa pesawat CN235-220 terakhir yang diproduksi PTDI, dimana itu ada di Puspenerbal dengan konfigurasi Maritime Patrol Aircraft (MPA), menggunakan avionic baru dari Genesys Aerosystems dan mission system baru dari Nexeya.

Kami optimis bahwa keunggulan produk PTDI, dalam hal ini CN235-220 dapat mendukung kebutuhan mereka,” Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan PTDI, Moh Arif Faisal mengatakan.

Dengan adanya potensi pengadaan 2 unit pesawat sekelas CN235-220 oleh RTN ini, PTDI juga berkomitmen untuk membangun kapasitas full-MRO (Maintenance, Repair & Overhaul) untuk pesawat CN235-220 di Thailand, sebagaimana kegiatan MRO yang telah dilakukan PTDI sebelumnya untuk RTP di Thailand.

Upaya ini dilakukan guna meningkatkan kemampuan Thailand dalam melakukan perawatan pesawat tingkat berat pada pesawat sekelas CN235-220.

Dikutip Zonajakarta.com dari KKIP, varian CN235-220 MPA (Maritime Patrol Aircraft) adalah pesawat angkut militer sedang yang dikembangkan dari basis pesawat CN235-220 yang secara khusus difungsikan sebagai pesawat patroli maritim.

CN235-220 NG MPA dilengkapi dengan radar intai maritim AN/APS-13C(V)3 OceanEye untuk mendeteksi obyek di permukaan laut, yang memiliki fitur IFF (Identification Friend of Foe), ASuW (Anti-Surface Warfare), small target detection, GMTI (Ground-Moving Target Indicator) dan SAR transpoder detection.

    Source: https://www.zonajakarta.com/nasional/67314358162/thailand-penasaran-sama-2-unit-pesawat-cn235-220-yang-mau-dibeli-ptdi-langsung-ajak-terbang-pakai-varian-mpa-milik-tni-al

    March 26th, 2026
    55 Years of the C-212 Aviocar: The STOL Legend Now Transformed into the NC-212i in Indonesian Hands

    March 13th, 2026
    PT DI Shares Ahead of Eid al-Fitr 2026

    March 10th, 2026
    PTDI Distributes 880 Food Packages Through Ramadan Social and Environmental Responsibility (TJSL)

    March 08th, 2026
    PTDI Develops Sorghum Cultivation in Jatigede, Sumedang

    March 08th, 2026
    PT Dirgantara Indonesia Develops Sorghum as an Alternative Food in West Java

    March 08th, 2026
    New Hope for Strengthening National Food Security

    Search News