January 30th, 2025

Mengenal Pesawat Amfibi Buatan PTDI yang Bisa Landing di Air

Bandung - PT Digantara Indonesia (PTDI) saat ini tengah mengembangkan pesawat yang bisa digunakan di daerah pelosok. Tak hanya itu, pesawat ini juga didesain agar bisa mendarat di darat maupun air. Sesuai dengan kemampuannya, pesawat tersebut dinamai N219 Amphibians. Pesawat dengan eksterior berwarna putih-biru tersebut adalah produk terbaru yang tengah diproduksi PTDI.

Manajer Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan PTDI Kerry Apriawan mengatakan, ada dua jenis pesawat N219. Jenis pertama adalah pesawat non-amfibi yang menyasar kawasan-kawasan tanpa bandar udara. Pasalnya, pesawat ini tak memerlukan aspal rata untuk landing. Permukaan gravel hingga tanah yang dipadatkan saja sudah cukup untuk membuat N219 selamat pulang ke daratan.

"Nantinya ini akan dipakai militer, dan ada juga yang untuk penerbangan perintis yang bisa dipakai masyarakat umum. Kita membuktikan bahwa PTDI itu masih ada, masih memproduksi pesawat militer maupun sipil," ungkapnya pada detikJabar, Minggu (26/1/2025).

Hingga saat ini, dia mengatakan, pesawat N219 jenis non-amfibi ini sudah tersertifikasi dan telah dipesan sebanyak enam unit oleh Angkatan Darat. Mantan Presiden RI Joko Widodo menamai pesawat ini sebagai "Nurtanio". Kapasitasnya adalah 19 penumpang dengan bobot muatan 2.313 kilogram.

"Pesawat ini tidak memerlukan landasan panjang untuk landing dan take off, hanya butuh 800 meter, juga tidak perlu aspal. Targetnya adalah untuk ke daerah seperti Papua, yang kadang landingnya itu di tebing," katanya. Pesawat N219 tipe ini bisa ditemui di hanggar PTDI. Di dalam hanggar tersebut terdapat dua buah N219 yang sedang terparkir. Salah satunya adalah pesawat yang telah terbang perdana pada 2017.

"Waktu itu kita terbangkan dari Bandara Husein ke Pondok Cabe, pernah juga ke Bali. Kemarin kita juga bawa ke Bali Air Show dalam rangka memperkenalkan produk baru PTDI," ujarnya. Sementara itu, N219 versi amfibi bisa dijumpai di area pameran dirgantara PTDI. Di sana, terdapat mockup N219 Amphibians yang tampak memiliki eksterior berbeda dengan jenis satunya. Di versi ini, terpasang landing gear khusus di bagian bawah pesawat untuk mendarat di air. Kapasitasnya 19 penumpang dan bisa mendarat di kapasitas ombak maksimum 0,3 meter.

"Selama ini kan pesawat di Indonesia hanya ada yang bisa landing di darat atau yang khusus di air. N219 ini bisa dua-duanya," ucapnya. Kerry mengatakan, salah satu tujuan pembuatan N219 adalah untuk mendukung sektor pariwisata. Dia mencontohkan, pesawat ini dapat landing di dekat resort-resort yang menghadap ke laut. "Misalnya di Kepulauan Riau dan Bali Utara, bisa untuk landing di cottage-cottage pinggir laut," ungkapnya.


    Source: https://www.detik.com/jabar/berita/d-7753935/mengenal-pesawat-amfibi-buatan-ptdi-yang-bisa-landing-di-air

    March 26th, 2026
    55 Years of the C-212 Aviocar: The STOL Legend Now Transformed into the NC-212i in Indonesian Hands

    March 13th, 2026
    PT DI Shares Ahead of Eid al-Fitr 2026

    March 10th, 2026
    PTDI Distributes 880 Food Packages Through Ramadan Social and Environmental Responsibility (TJSL)

    March 08th, 2026
    PTDI Develops Sorghum Cultivation in Jatigede, Sumedang

    March 08th, 2026
    PT Dirgantara Indonesia Develops Sorghum as an Alternative Food in West Java

    March 08th, 2026
    New Hope for Strengthening National Food Security

    Search News